home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Tentara Israel: Kami Membom Sipil Palestina untuk Senang-Senang

Selasa, 12 Mei 2015 15:15 by reinasoebisono | 1936 hits
Tentara Israel: Kami Membom Sipil Palestina untuk Senang-Senang
Image source: inilah.com

DREAMERSRADIO.COM - Seorang tentara Israel menuliskan pengakuan, tentang apa yang terjadi dalam Perang 50 Hari di Jalur Gaza pada Juli 2014, dalam sebuah artikel, dan dipublikasikan saat penduduk Palestina memperingari Hari Nakba.

"Komandan unit memerintahkan kami bebas menembak warga sipil untuk membalas kematian seorang tentara," ujar Arieh, tulis tentara berusia 20 tahun itu, seperti dikutip worldbulletin.net.

Arieh mengaku dipanggil untuk tugas tempur awal Juli 2014 dan ditempatkan di Jalur Gaza. Sampai beberapa hari sebelum penugasan, tulisnya, Operation Protective Edge -- nama operasi serangan ke Jalur Gaza -- belum diumumkan.

"Beberapa prajurit berspekulasi bahwa akan ada perang," demikian Arieh. "Seorang komandan meminta kami berimajinasi berada dalam radius 200 meter, dan menembak apa saja yang bergerak dalam radius itu." Komancan unit, masih menurut Arieh, mengatakan; "Kita membom warga sipil untuk senang-senang."

Baca juga: Palestina Belum Usai, Harus Tahu Alasan Israel Menyerang Lebanon

Arieh juga mencatat satu hari di bulan April 2014, sekitar pukul 08.00 pagi, serdadu mengunjungi Al-Bureij -- kamp pengungsi padat penghuni di tengah Jalur Gaza. "Saat itu komandan mengatakan kepada kami untuk memilih target secara acak dan tembak," tulis Arieh.

"Kami tidak melihat pejuang Hamas, dan tidak ada yang menembak kami. Namun komandan kami mengatakan; Kita harus mengirim ucapan selamat pagi khas tentara Isarel." Dalam bagian artikelnya, Arieh menulis;

"Saya ingat, suatu hari seorang prajurit dari unit kami tewas. Komandan meminta kami membalas dendam. Saya menembakan meriam secara acak ke wilayah yang hanya empat kilometer dari posisi kami. Kami menembak bangunan sipil berlantai sebelas. Saya menembak warga sipil yang benar-benar tidak bersalah."

Arieh kini menjadi satu dari 60 prajurit Israel yang setuju bersaksi untuk organisasi Breaking the Silence, organisasi veteran perang Israel yang mendokumentasikan kejahatan perang Yahudi. Pertanyaannya, apakah kesaksian Arieh dan rekan-rekannya lebih dari cukup untuk membawa Israel ke Pengadilan Kejahatan Perang?

Source:
Komentar
  • HOT !
    Seorang pelaku utama organisasi peretasan berkebangsaan Cina, A (34), berhasil ditangkap setelah diekstradisi dari Bangkok, Thailand, ke Bandara Internasional Incheon, Korea Selatan, pada 22 Agustus pukul 05.05 pagi tadi. ...
  • HOT !
    They are finally here! Momen yang paling dinantikan akhirnya tiba setelah ajang pencarian bakat global CHUANG ASIA S2 resmi menutup perjalanannya melalui malam puncak Grand Debut Night yang tayang secara eksklusif di WeTV pada Sabtu, 6 April 2025 kemarin....
  • HOT !
    Son Chang Wan, mantan presiden perusahaan yang mengoperasikan Bandara Muan, Korea Selatan tempat di mana pesawat Jeju Air mengalami tragedy, ditemukan meninggal dunia di rumahnya oleh pihak kepolisian....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : Mrs_Bibi2007
Cast : Choi Siwon, Jo In Sung, Cho Kyuhyun

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)