home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Presiden Jokowi Angkat Bicara Soal Pemblokiran Layanan Pesan Instan Telegram

Minggu, 16 Juli 2017 19:00 by Dits | 1361 hits
Presiden Jokowi Angkat Bicara Soal Pemblokiran Layanan Pesan Instan Telegram
image source: setkab.go.id

DREAMERS.ID - Telegram jadi salah satu layanan pesan instan yang banyak digunakan di Indonesia. Namun baru-baru ini Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) telah memerintahkan pemblokiran layanan chatting tersebut di Indonesia.

Pemerintah menilai layanan media sosial Telegram kerap digunakan oleh para teroris untuk berkomunikasi. Menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi) hasil tersebut didapat setelah pemerintah sebelumnya telah memantau Telegram sejak lama dan demi keamanan akhirnya pemblokiran pun dilakukan.

"Kita kan ini mementingkan keamanan, keamanan negara, keamanan masyarakat, oleh sebab itu keputusan itu dilakukan," ujar Jokowi usai meresmikan Akademi Bela Negara (ABN) di Jakarta, seperti melansir Kompas, Minggu (16/7).

Menurut Jokowi terdapat ribuan konten yang dikategorikan mengganggu keamanan negara di dalam Telegram. Terlebih lagi, pihak Telegram disebutkan tidak mau bekerja sama dengan pemerintah untuk mengontrol sejumlah yang terkait dengan terorisme.

"Kenyataanya masih ada ribuan yang lolos dan digunakan, baik digunakan untuk membangun komunikasi antara negara, untuk hal-hal yang berkaitan dengan terorisme," lanjut Jokowi.

Baca juga: Sejumlah Artis dan Atlet Korea Jadi Member Grup Chat Video Porno Nth Room

Hingga kini pemerintah hanya memblokir Telegram saja. Belum ada media sosial lain yang terkena diblokir. Menghindari adanya konten terorisme, ia pun menghimbau agar media sosial segera bekerja sama dengan Kemenkominfo.

"Kerja sama seperti itu, Kemenkominfo sudah menyampaikan mungkin tidak sekali dua kali," ujar Jokowi.

Sementara itu, Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengungkapkan Telegram kerap digunakan kelompok teroris karena memiliki sejumlah keunggulan bagi para kelompok tersebut. Selain dalam satu grup chat di Telegram mampu menampung sekitar 10.000 orang, aplikasi itu juga menjamin privasi penggunanya.

"Ini jadi problem dan jadi tempat saluran komunikasi paling favorit oleh kelompok teroris," tegas Tito, Minggu (16/7).

(dits)

Komentar
  • HOT !
    YouTube Music resmi dinobatkan sebagai aplikasi streaming musik yang paling banyak digunakan oleh warga Korea Selatan sepanjang tahun lalu....
  • HOT !
    Jaksa mengatakan pada hari Kamis ini bahwa mereka telah mendakwa mantan Presiden Moon Jae in atas tuduhan penyuapan sehubungan dengan tuduhan memfasilitasi pekerjaan mantan menantunya di sebuah maskapai penerbangan....
  • HOT !
    MOP Beauty by Tasya Farasya menjadi beauty brand lokal pertama yang meluncurkan fasilitas daur ulang limbah kecantikan, MOP Beauty Waste Station x Rekosistem di RDTX Kuningan....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : LatifahNL999
Cast : [EX DAY6] Im Junhyeok - Elhin Kim [OC]

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)