home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Pernyataan Forum Stovia Ragu Perawat RS Surabaya Lakukan Pelecehan yang Dikritik Habis Netizen

Senin, 29 Januari 2018 11:35 by reinasoebisono | 2248 hits
Pernyataan Forum Stovia Ragu Perawat RS Surabaya Lakukan Pelecehan yang Dikritik Habis Netizen
Image source: Tempo.co

DREAMERS.ID - Kasus pelecehan seksual yang dilakukan seorang perawat pria RS National Hospital Surabay masih belum berakhir. Meski pelaku telah ditahan pihak kepolisian, namun Persatuan Perawat Nasional Indonesia atau PPNI dan Forum Stovia JogloSemar meragukan kejadian viral tersebut.

Menurut pihak Stovia, yang dilakukan tersangka Junaedi kepada korban pasien wanita berinisial W dinilai hanya bagian dari tugas. Melansir Tempo, tugas tersebut adalah melepas sadapan disposible ECG (Electrocardiograph) Electrode yang menempel di sekitar dada pasien. Sadapan itu berjumlah enam buah dan tiga di antaranya memang menempel di sekitar dekat puting pasien.

"Pasien yang dalam keadaan recovery operasi, kesadaran dari pasien belum bisa sadar sepenuhnya, jadi ektrokardiogram atau EKG yang dilepas di daerah payudara bisa menyentuh areola mamae," kata Konsultan Hukum Forum Stovia JogLoSemar, Budiman.

Menurut Budiman, justru seharusnya kebenaran video viral tentang pengakuan pelecehan itu yang harus dikaji ulang. Karena menurutnya, hampir tak mungkin pasien di bawah pengaruh obat bius bisa merasakan pelepasan sadapan itu.

"Jadi kalau seseorang sehabis dioperasi, pengaruh anestesi dan alat alat yang ada di daerah dada di lepas jelas tidak terasa karena masih pengaruh anestesi," kata dia.

Baca juga: Eksekutif Agensi Hiburan Terkenal Kembali Lakukan Pelecehan Seksual pada Wanita Mabuk, Korban Alami Pendarahan Otak dan Kebutaan

PPNI membuat rilis tertulis soal video viral yang dinilai menggiring opini masyarakat dan menimbulkan ketidaknyamanan pada petugas medis di rumah sakit lainnya. Rumah sakit dinilai sebagai tempat yang steril dari perekaman baik suara maupun video berdasarkan pasal 48 dan pasal 51 Undang-undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktek Kedokteran serta Pasal 40 Undang Undang Nomor 36 Tahun 1999 tentang Telekomunikasi.

Hal ini membuat netizen mengkritik habis soal sikap Stovia. Pasalnya, pelaku perawat itu sudah mengaku melakukan pelecehan dan mengatakan khilaf dalam video tersebut. Tak sedikit yang berpendapat baiknya pasien wanita ditangani perawat wanita pula.

“Forum stovia yang terhormat.......wong pelaku nya jg uda ngaku kok kalo memang benar dia melakukan pelecehan,” tulis akun windw. “Tetep aja ya, apa pihak RS ga sebaiknya ngasih perawat wanita. Saya sebagai perempuan sih nggak mau ya disentuh2 walau dengan alasan begitu,” kata Puti Nilam Sari.

“Perawatnya sendiri ngaku kilaf bukannya?” tambah Kevin Nauli. “Maaf2 aja perasaan Udah jelas2 pelakunya udah ngaku khilaf..klo emang dia ga salah ngapain juga kabur..malu atuh,” lanjut akun bernama Lisoh.

(rei)

Komentar
  • HOT !
    YouTube Music resmi dinobatkan sebagai aplikasi streaming musik yang paling banyak digunakan oleh warga Korea Selatan sepanjang tahun lalu....
  • HOT !
    Jaksa mengatakan pada hari Kamis ini bahwa mereka telah mendakwa mantan Presiden Moon Jae in atas tuduhan penyuapan sehubungan dengan tuduhan memfasilitasi pekerjaan mantan menantunya di sebuah maskapai penerbangan....
  • HOT !
    MOP Beauty by Tasya Farasya menjadi beauty brand lokal pertama yang meluncurkan fasilitas daur ulang limbah kecantikan, MOP Beauty Waste Station x Rekosistem di RDTX Kuningan....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : StrongBaby
Cast : -Amber Josephine Lu f(x) -Lee Seunghyun Bigbang -Lee Gikwang B2ST -Son Dongwoon B2ST -Lot Of Cameo

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)