home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Viral Pidato Prabowo Soal Ramalan Indonesia Bubar Tahun 2030

Rabu, 21 Maret 2018 14:08 by reinasoebisono | 1686 hits
Viral Pidato Prabowo Soal Ramalan Indonesia Bubar Tahun 2030
Image source: Republika

DREAMERS.ID - Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto muncul dalam sebuah pidato yang dalam sekejap jadi viral karena membicarakan masa depan Indonesia. Karena nampaknya bukan ramalan yang menjurus ke arah positif, video itu jadi pembicaraan netizen.

Prabowo menyatakan ada sebuah kajian jika Indonesia diramalkan akan bubar atau tidak ada lagi di tahun 2030. Ramalan itu, disebut Prabowo, melansir Suara berdasarkan kepada kajian sebuah negara. Meski begitu, Prabowo tidak menyebut spesifik negara mana yang meramalkan hal tersebut.

Pernyataan itu ada di dalam sebuah pidato Prabowo yang diunggah dalam Facebook Gerindra, Minggu (18/3) lalu. Video itu berdurasi 1.19 menit.

"Sudah berkali-kali Prabowo Subianto mengingatkan, bahwa negara ini kaya namun miskin karena para elit kita membiarkan para komprador menguasai sumber daya alam Indonesia. Bahwa mereka, para elit, seakan menutup mata dan telinganya ketika banyak rakyat Indonesia berteriak kelaparan, para ibu berteriak susahnya akses kesehatan yang layak, mahalnya pendidikan yang bermutu. Pantaskah mereka dipilih kembali? Pantaskah mereka kita biarkan terus menjarah hasil bumi nusantara?" begitu pembuka postingan Gerindra di Facebooknya.

Seperti ini pernyataan lengkap Prabowo dalam video tersebut:

Saudara-saudara, kita masih upacara, kita masih menyayian lagu kebangsaan, kita masih memakai lambang-lambang negara, gambar-gambar pendiri bangsa masih ada di sini.

Baca juga: Bocoran Agenda ‘Wamil’ Singkat Kabinet Merah Putih Di Akmil Magelang, Tidur Di Tenda?

Tapi di negara lain, mereka sudah membikin kajian-kajian di mana Republik Indonesia sudah dinyatakan tidak ada lagi tahun 2030.

Bung, mereka ramalkan kita ini bubar.

Elit kita ini merasa bahwa 80 persen tanah seluruh negara dikuasai 1 persen rakyat kita, nggak apa-apa. Bahwa hampir seluruh aset dikuasai 1 persen, nggak apa-apa.

Bahwa sebagian besar kekayaan kita diambil ke luar negeri, tidak tinggal di Indonesia, tidak apa-apa.

 Ini yang merusak bangsa kita sendiri. Semakin pintar, semakin tingg  kedudukan, semakin curang, semakin culas, semakin maling.

tidak enak kita bicara, tapi sudah tidak ada waktu untuk kita berpura-pura lagi.

(rei)

Komentar
  • HOT !
    YouTube Music resmi dinobatkan sebagai aplikasi streaming musik yang paling banyak digunakan oleh warga Korea Selatan sepanjang tahun lalu....
  • HOT !
    Jaksa mengatakan pada hari Kamis ini bahwa mereka telah mendakwa mantan Presiden Moon Jae in atas tuduhan penyuapan sehubungan dengan tuduhan memfasilitasi pekerjaan mantan menantunya di sebuah maskapai penerbangan....
  • HOT !
    MOP Beauty by Tasya Farasya menjadi beauty brand lokal pertama yang meluncurkan fasilitas daur ulang limbah kecantikan, MOP Beauty Waste Station x Rekosistem di RDTX Kuningan....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : Maisaveron
Cast : Nam Woohyun, Kim Hanbin, Hoshi, Hyungwon, Seolhyun, Bora, Eunha

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)