home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Makna Tersembunyi Di Balik Kata-Kata 'Gebuk PKI' Milik Jokowi

Minggu, 21 Mei 2017 20:00 by reinasoebisono | 2381 hits
Makna Tersembunyi Di Balik Kata-Kata 'Gebuk PKI' Milik Jokowi
Image source: CNN

DREAMERS.ID - Presiden Jokowi makin dikenal dengan kebiasaannya memberikan ‘tanda’ dalam menanggapi isu yang terjadi di Indonesia. Yang belum lama, ia menaiki motor trail saat meninjau jalur Trans Papua di tengah polemik Freeport dan Indonesia.

Beberapa hari yang lalu, Presiden Jokowi menyinggung langsung dengan kata-kata tentang Partai Komunis Indonesia (PKI). Sebanyak dua kali, Jokowi menyebut PKI saat bertemu pemimpin redaksi media nasional di Istana Merdeka dan saat berkunjung ke Kepulauan Natuna, Kepri.

"Kalau PKI muncul, gebuk saja," ujar mantan gubernur DKI itu, Rabu (17/5) lalu. "Ya, kita gebuk, kita tendang. Sudah jelas itu. Jangan ditanya-tanyakan lagi, payung hukumnya sudah jelas," kata Jokowi, Jumat (19/5).

Menurut pengamat politik dari Universitas Gadjah Mada Erwan Agus Purwanto, ada pesan semiotika atau tanda di balik frasa ‘gebuk’. Tak hanya menyinggung isu PKI, namun sekaligus beberapa isu lain. Di antaranya juga isu radikalisme yang muncul belakangan.

Baca juga: Resmi, Menhan Prabowo Sandang Bintang 4 Di Pundaknya

"Gebuk PKI itu sebagai pengantar presiden untuk menanggapi berbagai kejadian terkini. Secara umum ingin mengatakan bahwa kalau ada ancaman yang ingin mengganggu NKRI, presiden dan pemerintah Indonesia akan bertindak tegas," kata Erwan kepada CNNIndonesia.

Di sisi lain, Jokowi yang pernah terkena isu sang Ibunda adalah PKI sepertinya juga ingin mengambil kesempatan kepercayaan masyarakat untuk persiapan Pilpres 2019. Psikolog Universitas Indonesia Hamdi Muluk pun mengamini hal tersebut. Pernyataan Jokowi sekaligus menjawab fitnah jika dia dan PDIP adalah PKI.

"Ucapan ini memang ditunggu oleh rakyat Indonesia yang selama ini silent majority ketika Pilkada kemarin gaduh dengan isu SARA. Rakyat jadi tenang bahwa kepala negara tegas dan tanpa ragu-ragu memerintahkan TNI dan Polri mengawal," kata Hamdi.

Terlepas dengan dugaan makna tujuan Jokowi, seudah sepantasnya seorang kepala negara berbicara tegas untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang menjunjung tinggi Undang-Undang 1945 dan Pancasila menuju Bhineka Tunggal Ika.

(rei)

Komentar
  • HOT !
    YouTube Music resmi dinobatkan sebagai aplikasi streaming musik yang paling banyak digunakan oleh warga Korea Selatan sepanjang tahun lalu....
  • HOT !
    Jaksa mengatakan pada hari Kamis ini bahwa mereka telah mendakwa mantan Presiden Moon Jae in atas tuduhan penyuapan sehubungan dengan tuduhan memfasilitasi pekerjaan mantan menantunya di sebuah maskapai penerbangan....
  • HOT !
    MOP Beauty by Tasya Farasya menjadi beauty brand lokal pertama yang meluncurkan fasilitas daur ulang limbah kecantikan, MOP Beauty Waste Station x Rekosistem di RDTX Kuningan....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : NWicahya
Cast : Brenda, Daniel, Rafael.

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)