home_icon
SIGN IN
SIGN UP
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda
Portal Berita - Radio Streaming - Komunitas Anak Muda

Seruan Gubernur Djarot Mengapa Penting Tidak Boleh Takut akan Serangan Teroris

Kamis, 13 Juli 2017 19:00 by reinasoebisono | 1089 hits
Seruan Gubernur Djarot Mengapa Penting Tidak Boleh Takut akan Serangan Teroris
Image source: Dreamers.id

DREAMERS.ID - Banyaknya serangan teror di Indonesia, terutama Ibu Kota Jakarta memang sempat meresahkan masyarakat. Mulai dari bom Kampung Melayu, bom panci Bandung, hingga mereka yang beraksi sendirian atau lone wolf seperti penikaman polisi di Masjid Falatehan.

Pemrov DKI pun juga menaruh perhatian pada masalah tersebut. Seperti yang disampaikan oleh Gubernur Djarot Saiful Hidayat pada acara penutupan Festival Jakarta Great Sale (FJGS) 2017, Rabu (12/7) kemarin di Mall @Bassura.

Dalam kesempatan sambutannya, Gubernur Djarot menyerukan jika warga Jakarta tidak boleh takut akan serangan teroris.

”Saya sampaikan pada semuanya, kita tidak boleh takut terhadap teror. Ada bendera ISIS, kek. Bom meledak di rumah kos-kosan di Bandung. Ada polisi dihantem, bom Kampung Melayu. Saya sampaikan kita tidak pernah takut,” himbau Djarot.

“Kalau mereka (teroris) coba-coba (menyerang) seperti itu, kita akan buktikan bangsa kita, masyarakat kita akan semakin solid untuk melawan mereka. Tidak ada rasa takut,” lanjut Djarot.

Baca juga: Ahok Ketika Ditanya Perasaanya Bertemu dengan Anies: Aku Orangnya Cepet 'Move On'

Mengapa tidak boleh takut pada teror menjadi penting? Menurut Mantan Wali Kota Blitar itu, karena ekonomi mikro bergerak dengan baik. Investasi berjalan bahkan lapangan kerja tersedia. Sehingga tidak ada yang perlu ditakutkan untuk hidup di ibu kota.

Begitu juga sebaliknya, dengan rasa aman yang tinggi dari masyarakat, kehidupan ekonomi ibu kota juga akan stabil. Dan hal ini memang terbukti. Keberanian, tidak paniknya menghadapi serangan dengan stabilnya taraf hidup saling berkaitan satu sama lain.

Salah satu cara menghilangkan ketakutan masyarakat disebut Djarot adalah dengan mengadakan kegiatan positif, seperti yang akan digelar pada bulan depan yang bertepatan dengan Bulan Kemerdekaan Indonesia.

“Acara 17-an nanti akan berbeda dengan yang lalu-lalu. Akan ada yang namanya Gebyar Jakarta Merah Putih,” tutur Djarot yang disambut oleh riuh tepuk tangan penonton. “Kita isi dengan kesenian, dengan kegiatan budaya, kita isi dengan kegiatan memberdayakan masyarakat dan mengangkat aktivitas di RPTRA,”

(rei)

Komentar
  • HOT !
    YouTube Music resmi dinobatkan sebagai aplikasi streaming musik yang paling banyak digunakan oleh warga Korea Selatan sepanjang tahun lalu....
  • HOT !
    Jaksa mengatakan pada hari Kamis ini bahwa mereka telah mendakwa mantan Presiden Moon Jae in atas tuduhan penyuapan sehubungan dengan tuduhan memfasilitasi pekerjaan mantan menantunya di sebuah maskapai penerbangan....
  • HOT !
    MOP Beauty by Tasya Farasya menjadi beauty brand lokal pertama yang meluncurkan fasilitas daur ulang limbah kecantikan, MOP Beauty Waste Station x Rekosistem di RDTX Kuningan....

BERITA PILIHAN

FAN FICTION
OF THE WEEK
Writer : StrongBaby
Cast : -Amber Josephine Lu f(x) -Lee Seunghyun Bigbang -Lee Gikwang B2ST -Son Dongwoon B2ST -Lot Of Cameo

BERITA POPULER

 
 
 
^
close(x)